- Top
- Daftar Departemen
- Apa itu Campak?
/
/

Daftar Departemen
LIST OF CLINICAL DEPARTMENT
Buat Reservasi
RESERVE
Apa itu Campak?
Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus campak yang bersifat akut, dengan gejala demam dan ruam kulit. Penyebaran virus ini sangat kuat dan dalam kasus yang parah, bisa berakibat fatal/ mematikan.
Penularan dapat terjadi melalui berbagai jalur, seperti penularan udara, percikan droplet, atau kontak langsung. Kelompok usia yang paling rentan adalah anak usia 1 tahun, diikuti oleh usia 6 hingga 11 bulan, dan usia 2 tahun yang memiliki prevalensi lebih rendah. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan kasus campak pada orang dewasa menjadi masalah, dengan banyak laporan mengenai infeksi pada usia 10 hingga 20 tahun.
Gejala campak dimulai setelah masa inkubasi 10 hingga 12 hari, dengan demam, batuk, dan pilek, yang mirip dengan gejala flu. Demam tinggi (39°C atau lebih) dan ruam kulit akan muncul dalam beberapa hari. Pneumonia dan otitis media adalah komplikasi umum, dan diperkirakan sekitar 0,1% (1 dari 1.000 orang) dapat mengalami ensefalitis .
Karena virus ini sangat menular, pencegahan hanya dengan mencuci tangan atau memakai masker tidak cukup. Pemberian vaksin untuk mencegah infeksi adalah cara yang paling efektif dan penting untuk mencegah penyakit ini.
Di Jepang, vaksinasi campak telah dilakukan sejak lama, namun hingga pada periode tertentu, hanya satu dosis yang diberikan, yang membuat sekitar 5% hingga 10% orang tidak memperoleh kekebalan.
Berikut adalah perkiraan jumlah dosis vaksin berdasarkan tahun kelahiran:
●Lahir pada tahun 1972 atau sebelumnya (saat ini berusia 52 tahun atau lebih)
→0 dosis vaksin (belum divaksin)
●Lahir antara tahun 1972 hingga 1990 (berusia 34 hingga 52 tahun)
→ 1 dosis vaksin
●Lahir pada tahun 1990 atau setelahnya (berusia 34 tahun atau lebih muda)
→1 atau 2 dosis vaksin
Q&A tentang Vaksinasi Campak dan Campak
Saya tidak tahu riwayat vaksinasi saya. Apakah saya harus melakukan tes antibodi terlebih dahulu? Apakah saya harus segera divaksinasi?
Bagi mereka yang pasti belum pernah divaksinasi sama sekali, vaksinasi sangat dianjurkan. Namun, bagi mereka yang kemungkinan besar sudah menerima satu kali vaksinasi atau lebih, disarankan untuk melakukan tes darah (Anti Measles (IgG)) untuk memeriksa antibodi dan memastikan apakah sudah memiliki kekebalan.
Berapa jarak waktu antara dosis pertama dan kedua vaksin?
Di Indonesia, tidak ada vaksin campak tunggal, sehingga vaksin MMR (Campak, Gondongan, dan Rubella) yang diberikan (di Jepang menggunakan vaksin MR, yaitu Campak dan Rubella). Interval antara dosis pertama dan kedua biasanya disarankan sekitar 4 minggu (28 hari).
Berapa lama setelah vaksinasi efeknya mulai terasa?
Vaksin MMR mulai menunjukkan efek dalam waktu 7 hingga 10 hari setelah vaksinasi. Namun, untuk memperoleh kekebalan lengkap setelah dosis kedua, biasanya dibutuhkan waktu sekitar 2 minggu.
Jika saya divaksinasi, apakah saya tidak akan terinfeksi penyakit tersebut?
Jika telah menerima 2 dosis vaksin MMR, kemungkinan terinfeksi campak sangat rendah. Efektivitas vaksin setelah dua dosis sekitar 97%, meskipun sebagian kecil orang masih berisiko terkena infeksi.
Daftar Departemen

Akses
Access

Menara Astra, Lantai 3,
Jl. Jenderal Sudirman,
Kavling 5-6, Karet Tengsin,
Tanah Abang,
Kota Administrasi Jakarta Pusat,
Provinsi DKI Jakarta, 10220