- Top
- Daftar Departemen
- Vaksin Polio
/
/
Daftar Departemen
LIST OF CLINICAL DEPARTMENT
Fitur klinik kami ―
Dokter Umum
Rawat jalan untuk lifestyle disease
Rawat jalan
Vaksinasi
Berbagai Macam Pemeriksaan
Buat Reservasi
RESERVE
Vaksin Polio

Gejala Polio
Polio (poliomielitis) adalah penyakit menular yang terutama disebabkan oleh “virus polio” yang masuk melalui mulut dan menyerang sel-sel saraf di sumsum tulang belakang. Meskipun banyak infeksi tidak menunjukkan gejala atau hanya berakibat pada gejala ringan seperti demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan muntah, sekitar 1 dari 200 infeksi menyebabkan “kelumpuhan” permanen pada anggota gerak. Jika kelumpuhan berlanjut, hal ini dapat menyebabkan gagal napas hingga kematian. Walaupun penyakit ini paling sering menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun, orang dewasa yang tidak memiliki kekebalan juga berisiko terinfeksi dan mengalami sakit parah, sehingga diperlukan kewaspadaan tinggi sebelum bepergian ke daerah endemik.
Metode Pencegahan Polio
Cara paling efektif untuk mencegah polio adalah melalui vaksinasi dengan Vaksin Polio Inaktif (IPV). Saat ini, vaksin inaktif yang sangat aman menjadi pilihan utama di banyak negara. Secara khusus, untuk perjalanan Haji dan Umrah ke Arab Saudi, pendatang yang masuk dari negara atau wilayah tertentu wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi. Pendatang dari area di mana terdapat wabah virus polio liar maupun virus polio turunan vaksin harus memverifikasi persyaratan masuk dengan ketat.
Jumlah Dosis dan Masa Kekebalan
Untuk orang dewasa yang bepergian ke daerah endemik, direkomendasikan satu dosis tambahan (booster) terlepas dari riwayat vaksinasi masa lalu.
Masa berlaku: Rekomendasi internasional umumnya mewajibkan sertifikat vaksinasi yang diterbitkan dalam 12 bulan terakhir untuk masuk dari wilayah endemik.
Masa persiapan: Mengingat waktu yang dibutuhkan agar antibodi terbentuk, vaksinasi dilakukan minimal 4 minggu sebelum keberangkatan.
Masa berlaku: Rekomendasi internasional umumnya mewajibkan sertifikat vaksinasi yang diterbitkan dalam 12 bulan terakhir untuk masuk dari wilayah endemik.
Masa persiapan: Mengingat waktu yang dibutuhkan agar antibodi terbentuk, vaksinasi dilakukan minimal 4 minggu sebelum keberangkatan.
Tanya Jawab (FAQ)
Berapa hari sebelum keberangkatan saya harus mendapatkan vaksinasi?
Jika Anda menerima vaksin IPV untuk keperluan perjalanan ke Arab Saudi (Haji atau Umroh), disarankan agar vaksin diberikan setidaknya 4 minggu sebelum kedatangan Anda di Arab Saudi, dan tanggal vaksinasi masih dalam rentang 12 bulan terakhir. Harap jadwalkan kunjungan Anda dengan waktu yang cukup, karena sertifikat tidak langsung dianggap berlaku segera setelah vaksinasi.
Saya sudah divaksinasi saat kecil; apakah saya memerlukannya lagi?
Ya. Kekebalan yang diperoleh dari vaksinasi rutin di masa kanak-kanak dapat menurun seiring waktu. Berdasarkan regulasi WHO dan otoritas Arab Saudi, satu kali “dosis booster” seumur hidup sangat direkomendasikan saat bepergian ke daerah endemik atau mengikuti ibadah haji/umrah.
Apakah vaksinasi diperlukan untuk perjalanan selain Haji atau Umrah?
Bagi mereka yang berencana bepergian atau tinggal di wilayah di mana polio masih endemik, seperti Afghanistan, Pakistan, dan sebagian wilayah Afrika, dosis booster sangat disarankan. Harap periksa persyaratan masuk terbaru dan status wabah di destinasi Anda sebelumnya.
Reservasi dan pertanyaan, silakan hubungi kami di sini.
arrow_left
Daftar Departemen
Akses
Access
Menara Astra, Lantai 3,
Jl. Jenderal Sudirman,
Kavling 5-6, Karet Tengsin,
Tanah Abang,
Kota Administrasi Jakarta Pusat,
Provinsi DKI Jakarta, 10220
Reservasi
Akses
+62 21 8665 6830