- Top
- Daftar Departemen
- Hipertensi
/
/
Daftar Departemen
LIST OF CLINICAL DEPARTMENT
Buat Reservasi
RESERVE
Hipertensi
Mengenai Hipertensi
Mendiagnosis Hipertensi
Komplikasi utama Hipertensi
Apakah Hipertensi dapat dikonsultasi secara online?
Tanya Jawab Umum
Mengenai Hipertensi
Hipertensi sering disebut sebagai “pembunuh terselubung” karena sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Kebanyakan orang mengetahui bahwa mereka memiliki tekanan darah tinggi pada saat melakukan pemeriksaan medis atau saat melakukan cek rutin dengan dokter.
Ketika kondisinya menjadi parah, gejala seperti sakit kepala, bahu kaku, jantung berdebar, pusing, telinga berdenging, atau kelelahan dapat muncul, namun gejala-gejala ini juga dapat disebabkan oleh faktor lain dan tidak khas hanya untuk hipertensi.
Meskipun tanpa gejala, tekanan darah tinggi yang terus-menerus dapat secara perlahan memberi beban pada pembuluh darah dan organ tubuh, yang pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit serius.
Mendiagnosis Hipertensi
Hipertensi didiagnosis ketika tekanan darah yang diukur di fasilitas medis tetap berada pada atau di atas 140/90 mmHg (salah satu saja sudah cukup untuk diagnosis).
Saat diukur di rumah, hipertensi didiagnosis jika tekanan sistolik (atas) mencapai 135 mmHg atau lebih, atau tekanan diastolik (bawah) mencapai 85 mmHg atau lebih, selama lebih dari dua minggu berturut-turut.
Karena tekanan darah dapat berfluktuasi tergantung pada kondisi fisik, waktu, dan tingkat stres, penting untuk mengukur tekanan darah pada waktu yang hampir sama setiap hari (pagi dan malam), serta mengevaluasinya berdasarkan nilai rata-rata.
Komplikasi utama Hipertensi
Ketika tekanan darah tinggi berlangsung terus-menerus, tekanan kuat yang konstan merusak dan mengeraskan dinding pembuluh darah — proses ini disebut arteriosklerosis. Kondisi tersebut memengaruhi berbagai organ di seluruh tubuh dan dapat menyebabkan komplikasi pada otak, jantung, ginjal, dan mata.
Di otak, komplikasi yang umum meliputi infark serebral (stroke akibat penyumbatan pembuluh darah) dan perdarahan serebral (perdarahan akibat pecahnya pembuluh darah), yang dapat menyebabkan kelumpuhan mendadak, kesulitan berbicara, bahkan mengancam jiwa.
Di jantung, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan hipertrofi ventrikel kiri (penebalan otot jantung), angina atau infark miokard (serangan jantung) akibat aliran darah yang berkurang, dan pada tahap lanjut dapat berkembang menjadi gagal jantung.
Ginjal juga dapat mengalami kerusakan akibat hipertensi, yang menyebabkan penyakit ginjal kronis (PGK / CKD). Bila tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang hingga memerlukan hemodialisis (cuci darah).
Pada mata, kerusakan pembuluh darah dapat menyebabkan retinopati hipertensif, yang berisiko menurunkan atau bahkan menyebabkan hilangnya penglihatan.
Karenanya, hipertensi secara diam-diam merusak organ-organ penting meskipun tanpa gejala. Penanganan dini dan perubahan gaya hidup sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi tersebut.
Apakah Hipertensi dapat dikonsultasi secara online?

Apabila Anda mengalami gejala-gejala berikut, segera periksakan diri secara langsung ke fasilitas medis terdekat:
・Sakit kepala hebat secara tiba-tiba, atau sakit kepala yang terasa jelas berbeda dari biasanya
・Rasa tertekan di dada, sesak napas, atau nyeri dada
・Penurunan kesadaran, pusing berat, atau kebingungan
・Tekanan darah yang sangat tinggi (sekitar 180/110 mmHg atau lebih)
Gejala-gejala ini dapat menandakan hipertensi darurat atau komplikasi serius seperti stroke atau serangan jantung.
Demi keselamatan, hindari konsultasi online dan segera kunjungi fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan penanganan langsung.

Kasus yang dapat dilayani konsultasi online
・Sudah didiagnosis hipertensi dan pengobatan berjalan stabil
・Tekanan darah di rumah umumnya stabil (sekitar 140/90 mmHg atau lebih rendah)
・Tidak ada efek samping atau gejala baru akibat obat
・Dokter menilai bahwa tindak lanjut secara online masih aman dilakukan
*Bergantung pada penilaian dokter, Anda mungkin akan disarankan untuk datang secara langsung.
Keselamatan Anda adalah prioritas utama kami, dan kami menghargai pengertian serta kerja sama Anda.
Tanya Jawab Umum
Q.Apakah saya harus minum obat tekanan darah seumur hidup setelah mulai mengonsumsinya?
Q.Mengapa tekanan darah saya tidak turun meskipun sudah minum obat?
Jika tidak ada perkembangan, konsultasikan kembali dengan dokter untuk evaluasi ulang pengobatan Anda.
Q.Apakah boleh mengabaikan tekanan darah tinggi jika tidak ada gejala?
Q.Tekanan darah dapat berfluktuasi sepanjang hari—kapan waktu terbaik untuk mengukurnya?
Q.Apakah ada cara menurunkan tekanan darah tanpa obat?
Daftar Departemen
Akses
Access
Menara Astra, Lantai 3,
Jl. Jenderal Sudirman,
Kavling 5-6, Karet Tengsin,
Tanah Abang,
Kota Administrasi Jakarta Pusat,
Provinsi DKI Jakarta, 10220
Reservasi
Akses
+62 21 8665 6830