{"id":1047,"date":"2026-02-23T05:00:33","date_gmt":"2026-02-23T05:00:33","guid":{"rendered":"https:\/\/dymmedicalclinic.id\/in\/?post_type=opd&#038;p=1047"},"modified":"2026-02-24T08:03:25","modified_gmt":"2026-02-24T08:03:25","slug":"polio-vaccine","status":"publish","type":"opd","link":"https:\/\/dymmedicalclinic.id\/in\/opd\/vaccine\/polio-vaccine\/","title":{"rendered":"Vaksin Polio"},"content":{"rendered":"<style>\n    .green_back {\n        font-size: 24px;\n        margin: 50px 0 24px;\n        background-color: #4cb5a0;\n        color: #FFFFFF;\n        border-top: none;\n        padding-top: 0 !important;\n        padding: 10px 15px !important;\n    }\n    .green_line {\n        padding-left: 20px;\n        font-size: 20px !important;\n        margin-bottom: 16px;\n        border-left: #4cb5a0 5px solid;\n    }\n    .text {\n       line-height: 1.5;\n    }\n    .content_container h3 {\n        margin-bottom: 20px;\n    }\n    article {\n        margin-bottom: 30px;\n        line-height: 1.5;\n    }\n    #Qa {\n        line-height: 1.5;\n    }\n    #Qa p {\n        margin: 0;\n        line-height: 1.5;\n    }\n    #Qa .text:not(:last-child){\n        margin-bottom: 40px;\n    }\n    #Qa .ques::before {\n        content: \"Q.\";\n        color: #4cb5a0;\n        margin-right: 0.5em;\n    }\n    #Qa .ans::before {\n        content: \"A.\";\n        color: red;\n        margin-right: 0.5em;\n    }\n    picture.fv img{\n        width: 100%;\n    }\n<\/style>\n<link rel=\"stylesheet\" href=\"https:\/\/dymmedicalclinic.id\/wp-content\/themes\/clinic\/style\/css\/pages\/department-test.css?v=20240717070928\">\n<section>\n    <picture class=\"fv\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/dymmedicalclinic.id\/in\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/polio_02.jpg\" alt=\"Vaksin Polio\"><\/picture>\n<h2 class=\"green_back\">Gejala Polio<\/h2>\n<div class=\"text\">\n        Polio (poliomielitis) adalah penyakit menular yang terutama disebabkan oleh &#8220;virus polio&#8221; yang masuk melalui mulut dan menyerang sel-sel saraf di sumsum tulang belakang. Meskipun banyak infeksi tidak menunjukkan gejala atau hanya berakibat pada gejala ringan seperti demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan muntah, sekitar 1 dari 200 infeksi menyebabkan &#8220;kelumpuhan&#8221; permanen pada anggota gerak. Jika kelumpuhan berlanjut, hal ini dapat menyebabkan gagal napas hingga kematian. Walaupun penyakit ini paling sering menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun, orang dewasa yang tidak memiliki kekebalan juga berisiko terinfeksi dan mengalami sakit parah, sehingga diperlukan kewaspadaan tinggi sebelum bepergian ke daerah endemik.\n    <\/div>\n<\/section>\n<section>\n<h2 class=\"green_back\">Metode Pencegahan Polio<\/h2>\n<div class=\"text\">\n        Cara paling efektif untuk mencegah polio adalah melalui vaksinasi dengan Vaksin Polio Inaktif (IPV). Saat ini, vaksin inaktif yang sangat aman menjadi pilihan utama di banyak negara. Secara khusus, untuk perjalanan Haji dan Umrah ke Arab Saudi, pendatang yang masuk dari negara atau wilayah tertentu wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi. Pendatang dari area di mana terdapat wabah virus polio liar maupun virus polio turunan vaksin harus memverifikasi persyaratan masuk dengan ketat.\n    <\/div>\n<\/section>\n<section>\n<h2 class=\"green_back\">Jumlah Dosis dan Masa Kekebalan<\/h2>\n<div class=\"text\">\n        Untuk orang dewasa yang bepergian ke daerah endemik, direkomendasikan satu dosis tambahan (booster) terlepas dari riwayat vaksinasi masa lalu.<br \/>\n<\/br><br \/>\n<b>Masa berlaku:<\/b> Rekomendasi internasional umumnya mewajibkan sertifikat vaksinasi yang diterbitkan dalam 12 bulan terakhir untuk masuk dari wilayah endemik.<br \/>\n<\/br><br \/>\n<b>Masa persiapan:<\/b> Mengingat waktu yang dibutuhkan agar antibodi terbentuk, vaksinasi dilakukan minimal 4 minggu sebelum keberangkatan.\n    <\/div>\n<\/section>\n<section id=\"Qa\">\n<h2 class=\"green_back\">Tanya Jawab (FAQ)<\/h2>\n<section class=\"text\">\n<div><span class=\"ques\"><\/span>Berapa hari sebelum keberangkatan saya harus mendapatkan vaksinasi?<\/div>\n<div><span class=\"ans\"><\/span>Jika Anda menerima vaksin IPV untuk keperluan perjalanan ke Arab Saudi (Haji atau Umroh), disarankan agar vaksin diberikan setidaknya 4 minggu sebelum kedatangan Anda di Arab Saudi, dan tanggal vaksinasi masih dalam rentang 12 bulan terakhir. Harap jadwalkan kunjungan Anda dengan waktu yang cukup, karena sertifikat tidak langsung dianggap berlaku segera setelah vaksinasi.\n<\/div>\n<\/section>\n<section class=\"text\">\n<div><span class=\"ques\"><\/span>Saya sudah divaksinasi saat kecil; apakah saya memerlukannya lagi?<\/div>\n<div><span class=\"ans\"><\/span>Ya. Kekebalan yang diperoleh dari vaksinasi rutin di masa kanak-kanak dapat menurun seiring waktu. Berdasarkan regulasi WHO dan otoritas Arab Saudi, satu kali &#8220;dosis booster&#8221; seumur hidup sangat direkomendasikan saat bepergian ke daerah endemik atau mengikuti ibadah haji\/umrah.\n<\/div>\n<\/section>\n<section class=\"text\">\n<div><span class=\"ques\"><\/span> Apakah vaksinasi diperlukan untuk perjalanan selain Haji atau Umrah?<\/div>\n<div><span class=\"ans\"><\/span>Bagi mereka yang berencana bepergian atau tinggal di wilayah di mana polio masih endemik, seperti Afghanistan, Pakistan, dan sebagian wilayah Afrika, dosis booster sangat disarankan. Harap periksa persyaratan masuk terbaru dan status wabah di destinasi Anda sebelumnya.<\/div>\n<\/section>\n<\/section>\n<section class=\"yoyaku\" id=\"reserve\">\n<div class=\"title\">Reservasi dan pertanyaan, silakan hubungi kami di sini.<\/div>\n<div class=\"flex\">\n<div class=\"box\">\n<div class=\"text\"><span><\/span>Untuk yang menghubungi di luar jam kerja, silakan hubungi di sini!<span>\/<\/span><\/div>\n<p>        <a href=\"https:\/\/wa.me\/6285714049308\"><\/p>\n<div class=\"line_btn\">\n            Reservasi lewat Whatsapp\n        <\/div>\n<p>        <\/a><\/p><\/div>\n<div class=\"box\">\n<div class=\"text\"><span><\/span>Untuk yang membutuhkan layanan segera selama jam buka, silakan hubungi di sini!<span>\/<span><\/div>\n<p>        <a href=\"tel:+62 21 8665 6830\"><\/p>\n<div class=\"tel_btn\">\n            +62 21 8665 6830\n        <\/div>\n<p>        <\/a>\n    <\/div>\n<\/p><\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"parent":709,"menu_order":0,"template":"","acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dymmedicalclinic.id\/in\/wp-json\/wp\/v2\/opd\/1047"}],"collection":[{"href":"https:\/\/dymmedicalclinic.id\/in\/wp-json\/wp\/v2\/opd"}],"about":[{"href":"https:\/\/dymmedicalclinic.id\/in\/wp-json\/wp\/v2\/types\/opd"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dymmedicalclinic.id\/in\/wp-json\/wp\/v2\/opd\/709"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dymmedicalclinic.id\/in\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1047"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}